Glider Content

Responsive Ads Here

Kamis, 04 Oktober 2018

Pesantren Istana Mulia Cara dan Sarana Menjadi Pemimpin Sholeh & Pengusaha Dermawan, Mau?

Selasa, 02 Oktober 2018

bola basket


C.   Bola basket

1.     Hakikat permainan bola basket
Bola basket adalah suatu permainan yang dimainkan 2 regu,yang setiap regunya terdiri atas 5 pemain.
2.     Peraturan permainan bola basket
Berikut adalah peraturan bola basket
a.       Lapangan permainan
b.      Bola basket
c.       Jumlah pemain
d.      Waktu permainan
e.       Cara memainkan bola basket
f.       System perolehan poin
3.     Teknik dasar permainan bola basket
a)      Teknik mengoper bola (passing)
1.      Teknik operan dada (chest pass)
2.      Teknik operan pantul (bounce pass)
3.      Teknik operan atas (over head pass)
b)      Teknik menggiring bola
1.      Menggiring bola tinggi
2.      Menggiring bola rendah
c)      Teknik menembak bola (shotting)
1.      Tembakan diatas kepala dengan satu tangan
2.      Temabakan menembak dengan dua tangan
3.      Tembakan kaitan
d)     Teknik lay up shoot
e)      Teknik bertumpu pada satu kaki (pivot)

bola voli


B.   Bola Voli

1.      Hakikat Permainan Bola Voli

Permainan bola voli adalah suatu permainan cepat. Artinya, waktu dalam satu pertandingan sangat terbatas, yaitu hingga 25 poin. Permainan bola voli dimuali dengan pukulan service yang merupakan pukulan awal dalam membangun serangan pada pertahanan lawan.
2.      Peraturan Bola Voli
a.      Lapangan Bola Voli
Daerah permainan bola voli dibagi menjadi dua, yaitu lapangan permainan dan daerah bebas. Lapangan permainan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 18 x 9 m.
b.      Tinggi net
Net pada permainan bola voli dipasangdengan ketinggian 2,43 m untuk putra dan 2,24 m untuk putri.
c.       Bola
Bola pada permainan voli harus bulat dan telah terisi angin. Keliling bola sekitar 65-67 cm dan beratnya 260-280g.
d.      Sistem pemberian angka
e.       Kesalahan dan ketidak lengkapan regu
f.       Posisi, rotasi, dan pergantian pemain
3.     Teknik dasar permainan bola voli
a.      Teknik services
1)      Servis bawah
2)      Servis mengambang
3)      Servis mengait
4)      Jumping service
b.      Teknik Passing
1)      passing bawah
2)      passwing atas
c.       teknik smes
1)      awalan
2)      tolakan
3)      saat perkenaan
d.      Teknik block
·         Sikap permulaan
·         Saat perkenaan
·         Sikap akhir

teknik dasar bermain sepak bola


2. Teknik Dasar Bermain Sepak Bola
Seorang pemain sepak bola harus memahami dan menguasai teknik dasar permainan agar dapat bermain sepak bola dengan maksimal. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki seorang pemain sepak bola adalah sebagai berikut.
aa.      Menendang bola (kicking)
Teknik dasar menendang merupakan salah satu teknik permainan sepak bola yang paling utama. Teknik dasar menendang dibagi menjadi tiga, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
11)      Menendang dengan kaki bagian dalam
Teknik menendang dengan kaki bagian dalam dilakukan saat akan melakukan umpan jarak pendek dan menyerang ke daerah bertajan lawan. Menendang dengan kaki bagian luar.
22)      Menendang dengan kaki bagian luar
Teknik menendang dengan kaki bagian luar juga digunakan untuk melakukan umpan jarak pendek dan menyerang ke daerah bertahan lawan..
33)      Menendang dengan punggung kaki
Teknik dasar menendang dengan punggung kaki digunakan untuk melakukan tembakan ke gawang atau shooting.
bb.      Menghentikan atau mengontrol bola (stopping)
11)      Menghentikan bola yang menyusur tanah
22)      Mengontrol bola dengan dada
33)      Mengontrol bola dengan paha
cc.       Menggiring (dribbling)
11)      Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
22)      Menggiring bola dengan kaki bagian luar
33)      Menggiring bola dengan punggung kaki
dg      Menyundul Bola (heading)
eh      Merebut bola (tackling)
f.i .      Lemparan ke dalam (throw in)
gj.      Menjaga gawang

waktu dan perlengkapan sepak bola


d. Waktu Permainan
Waktu pertandingan sepak bola adalah 2 × 45 menit yang terbagi dalam dua babak. Tiap babak di selingi dengan waktu istirahat selama 15 menit. Jika dalam 2 × 45 belum ada tim yang memperoleh kemenangan,biasanya wasit yang memimpin pertandingan akan memberikan waktu tambahan taui yang biasa disebut injury time. Lamanya waktu tambahan ini adalah 2 × 15 menit. Jika waktu tambahan sudah habis dan pertandingan  masih sama kuat atau belum ada kemenangan dari salah satu tim, pertandingan akan dilanjutkan dengan diltjutkan denagn adu penalty unutk menentukan tim mana yang menang.
Babak tambahan dan adu penalty disesuaikan dengan aturan yang disepakati antara wasit, panitia pelaksana pertandingan, dan ofisial tim sebelum berlangsungnya pertandingan.
e. Bola
Ciri kualitas dan ukuran bola yang baik digunakan adalah sebagai berikut.
·         Berbentuk bundar/bulat.
·         Terbuat dari kulit atau bahan lain yang sesuai.
·         Lingkarah tidak lebib dari 70 cm dan tidak kurang dari 68 cm.
·         Berat tidak lebih darib 450 g dan tidak kurang dari 410 g.
·         Tekanan udara denagn 0,6-1,1 atm (600-1100 g/ )
f. Perlengkapan Sepak Bola
Perlengkapan dasar/utama yang wajib dipakai oleh pemain sepak bola adalah sebagai berikut.
·         Kaus olahraga.
·         Celana pendek, jika memakai celana penghangat warnanya harus sama dengan warna celana pendek utama.
·         Kaos kaki
·         Pelindung tulang kering (shin guard)
·         Sepatu bola

Jumlah Pemain


b. Jumlah Pemain
Sepak bola dimainkan oleh dua tim yang saling bertanding dengan setiap tim terdiri atas 11 pemain, yang biasa disebut starting line up. Pemain sepak bola setiap tim dibagi menjadi dua, yaitu pemain inti dan pemain cadangan.
1)      Pemain inti
Pemain inti adalah pemain yang masuk dalam daftar sebelas pemain yang akan bertanding. Sebelas pemain inti yang berada di lapangan terbagi atas beberapa posisi, yaitu sebagai berikut.

·         Penjaga gawang
·         Pemain bertahan
·         Pemain tengah
·         Penyerang
Jumlah pemain di setiap posisi tergantung strategi pelatih.

   2)      Pemain cadangan
Pemain cadangan disiapkan untuk menggantikan pemain inti yang mengalami cedera, kehabisan stamina, atau sebagai strategi pelatih untuk memperoleh kemenangan. Dalam pertandingan resmi, pemain cadangan yang boleh masuk sebagai pengganti maksimal 3 pemain. Pergantian pemain boleh dilakukan pada saat bola mati seizin wasit yang sedang memimpin. Pemain inti yang sudah diganti tidak diperbolehkan bermain kembali pada pertandingan yang sama.

c. Gawang

Tinggi gawang permainan sepak bola adalah 2,44 m, diukur dari tanah sampai sisi bawah palang gawang. Sementara itu, lebar gawang adalah 7,32 m, diukur dari sisi dalam kedua tiang gawang.
Tiang palang gawang dicat putih dan dibuat dari kayu atau logam dengn ketebalan maksimal 12 cm. Tiang gawang dan palangnya dapat berbentuk bulat, setengah bulat, atau empat persegi. Di belakang gawang dipasang jarring – jarring pada tiang, palang gawang, dan tanah di belakang gawang yang kuat. Jaring ini berfungsi agar tidak tidak membahayakan penjaga gawang unutk bergerak dengan leluasa saat menangkap bola.

PERATURAN SEPAK BOLA

2. Peraturan Sepak Bola
a. Lapangan permainan
Pertandingan sepak bola dapat dilakukan di lapangan dengan permukaan yang telah dilapisi rumput, baik asli maupun buatan. Di Indonesia, lapangan sepak bola yang dibangun untuk melangsungkan pertandingan masih banyak menggunakan rumput asli. Sementara itu, lapangan sepak bola di Eropa atau negara maju lainnya, seperti Jepang, Inggris, Jerman, Perancis, dan Italia sudah banyak yang menggunakan permukaan lapangan berupa rumput buatan.
Keuntungan menggunakan rumput buatan pada lapangan sepak bola adalah lebih menghemat biaya perawatan. Selain itu, rumput buatan juga meminimalisasi kerusakan karena dapat digulung setelah digunakan. Rumput buatan juga tidak membutuhkan air dan lebih tahan lama meskipun digunakan setiap hari. Hal ini menunjukkan teknologi yang digunakan untuk sarana prasarana sepak bola sudah semakin maju.
Namun, penggunaan rumput buatan juga tidak luput dari kontroversi. Beberapa pihak menganggap penggunaan rumput buatan memiliki tingkat resiko cedera yang lebih tinggi. Rumput buatan yang lebih keras dan kasar dapat membuat pemain mudah terluka ketika terjatuh.
Lapangan sepak bola sesuai standar yang digunakan berbentuk empat persegi panjang, dengan garis samping (touch line) harus lebih panjang dari garis gawang (goal line). Panjang lapangan minimal 90 m dan maksimal 120 m. Lebar lapangan minimal 45 m dan maksimal 90 m. Sementara itu, ukuran lapangan sepak bola dalam pertandingan internasional memiliki panjang minimal 100 m dan maksimal 110 m, dengan lebar minimal 64 m dan maksimal 75 m. Pada setiap ujung sisi lapangan, diberikan tanda tongkat bendera yang digunakan pemain pada saat melakukan tendangan penjuru atau sepak pojok.

BERKEMBANGNYA SEPAK BOLA

Permainan sepak bola semakin berkembang hingga ke Italia pada abad ke-16. Sayangnya, permainan ini sempat dilarang oleh Raja Edward III pada tahun 1365 karena menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan dalam beberapa kompetisi.
Di tahun 1815, permainan sepak bola kembali terkenal, teruatama di lingkunagn Universitas dan sekolah. Pada tahun 1863, mulai terdapat perarturan baku terkait permainan sepak bola, salah satunya adalah pemisahan antara permainan sepak bola dengan rugby. Di tahun 1869, akhirnya muncul aturan untuk tidak membawa bola dengan tangan.
Selama tahun 1800-an, permainan sepak bola terus berkembang ke seluruh dunia. Hingga pada akhirnya, terbentuklah asosiasi tertinggi sepak bola dunia, yaitu The Federation Internationale de Football Association (FIFA), pada tahun 1900-an. Dengan adanya FIFA, kompetisi permainan sepak bola dapat dilakukan di berbagai negara.
Di Indonesia sendiri, persepakbolaan mulai berkembang sejak zaman penjajahan Belanda. Perkumpulan sepak bola didirikan atas prakarsa tokoh – tokoh politik dan olahraga, seperti Java Voetball Bond da Indonesische Voetball Bond. Bond – bond tersebut sepakat untuk membentuk suatu perserikatan yang dinamakan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tanggal 19 April 1930, dengan Ir. Soeratin Sosrosoegondo sebagai ketua pertamanya.